Pengamatan Penggunaan Etephon sebagai Pengganti Etilen dalam Mempercepat Proses Rippening Pisang Ambon dan Janten Observations on The Use of Etephon as a Substitute of Ethylene in Spedding The Rippening Process of Ambon and Janten Banana
Main Article Content
Abstract
Bananas are a type of climacteric fruit. The ripening of bananas can be hastened by the addition of ethephon. Observations in this study were that bananas were given two treatments, in the first treatment the bananas were immediately packaged using SARAN plastic (control) and in the second treatment the bananas were smeared using ethephon on the tuber and packaged in SARAN plastic. Bananas are stored at room temperature and observations are made every day or every 24 hours until the bananas reach ripening. The results of research on Ambon bananas that were treated with the addition of ethephone ripened more quickly compared to the control treatment that was not given ethephone, which can be seen from the parameters of color, texture and aroma. However, there was a discrepancy in the male banana samples because the bananas that were treated with the addition of ethephon only turned yellow at the base and ends but the middle part was still green, while the bananas that were not treated ripened more quickly, this happened because the bananas had experienced (mechanical) damage before given an ethephon.
Keywords: ambon banana, janten banana, etephon
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Copyright Notice
- Penulis paper dalam JOSDER memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah lisensi Creative Commons Attribution Non Commercial 4.0 Licence yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas penulis dan publikasi awal karya dalam jurnal ini
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan pada karya tersebut (misalnya mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya di repository institusional) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).
- Paper yang ada dalam Journal of Sustainable Development Research (JOSDER) dapat diakses oleh siapapun untuk menambah pengetahuan yang terkait dengan ruang lingkup jurnal. Paper tersebut juga dapat diunduh secara gratis tanpa dipungut biaya.