Kesejahteraan Masyarakat Pengelola Hutan Rakyat di Desa Sinar Banten
Main Article Content
Abstract
It is very important to study the food welfare of the community to see the standard of living of private forest farmers. The purpose of this study was to analyze the level of food welfare of private forest farming communities in Sinar Banten Village, Ulu Belu District, Tanggamus Regency. Data collection was carried out by means of interviews, direct observation and documentation studies. The sampling technique was carried out by means of purposive sampling. Data analysis was carried out quantitatively and descriptively to analyze the level of welfare of the community managing private forest based on food needs. The results showed that the people of Sinar Banten Village were at the food adequacy level of 90% if analyzed using the Sajogyo theory and 70% of the community was able to meet minimum physical needs if analyzed using the Tanggamus District Minimum Wage (UMK). Farmers are expected to be able to optimize forest land by planting plants other than coffee (Coffea) such as Piper nigrum (pepper), Syzygium aromatic (clove), Parkia speciosa (peta) and Areca catechu (areca nut) to increase farmers' income so that farmers' welfare increases.
Keywords: private forest, farmer's welfare level, income
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Copyright Notice
- Penulis paper dalam JOSDER memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah lisensi Creative Commons Attribution Non Commercial 4.0 Licence yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas penulis dan publikasi awal karya dalam jurnal ini
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan pada karya tersebut (misalnya mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya di repository institusional) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).
- Paper yang ada dalam Journal of Sustainable Development Research (JOSDER) dapat diakses oleh siapapun untuk menambah pengetahuan yang terkait dengan ruang lingkup jurnal. Paper tersebut juga dapat diunduh secara gratis tanpa dipungut biaya.