Peran Folklore Terhadap Upaya Konservasi Hutan di Kawasan Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman, Register 19, Provinsi Lampung
Isi Artikel Utama
Abstrak
Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman (Tahura WAR) berfungsi dalam menjaga siklus unsur hara, pengawetan dan keanekaragaman hayati yang dimanfaatkan untuk penelitian, pendidikan, rekreasi, dan budaya. Salah satu unsur budaya di sekitar Tahura adalah cerita rakyat (folklore), yang merupakan kebudayaan masyarakat yang tersebar dan diwariskan secara turun-menurun dalam versi yang berbeda, baik dalam bentuk lisan maupun gerak isyarat. Floklore ini memiliki beragam pendapat masyarakat yang menyakini bahwa adanya cerita rakyat ini sebagai pelindung kawasan hutan untuk tidak membuka lahan kembali. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh kepercayaan kearifan lokal terhadap perlindungan dengan upaya konservasi hutan lokal di Register 19, Tahura WAR. Penelitian ini menggunakan dua jenis data sekunder dan data primer. Metode pengambilan data menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, studi literatur dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah folklore yang ada di lokasi penelitian merupakan cerita makam wali dan peningkatan spiritual. Folklore ini dapat dijadikan sebagai media dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pewarisan folklore dan penerapannya.
Kata kunci: Tahura WAR; budaya; folklore; Lampung; konservasi
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Copyright Notice
- Penulis paper dalam JOSDER memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah lisensi Creative Commons Attribution Non Commercial 4.0 Licence yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas penulis dan publikasi awal karya dalam jurnal ini
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan pada karya tersebut (misalnya mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya di repository institusional) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).
- Paper yang ada dalam Journal of Sustainable Development Research (JOSDER) dapat diakses oleh siapapun untuk menambah pengetahuan yang terkait dengan ruang lingkup jurnal. Paper tersebut juga dapat diunduh secara gratis tanpa dipungut biaya.