PENENTUAN POLA RESPIRASI BUAH RAMPAI MENGGUNAKAN LARUTAN Ca(OH)2 DAN NaOH Determining The Respiration Pattern of Potpuccino Using Ca(OH)2 and NaOH Solution
Isi Artikel Utama
Abstrak
Buah rampai memiliki sifat bahan mudah rusak atau perishable. Respirasi merupakan salah satu indikator kemunduran produk dan indikator krusial dalam pengembangan teknologi penyimpanan. Tujuan dari penelitian penentuan ini adalah untuk mengukur laju respirasi buah rampai dan menentukan pola respirasi buah rampai. Pengamatan laju respirasi buah pada suhu ruang diukur berdasarkan jumlah gas CO2 yang diproduksi setiap hari selama lima hari, dengan titrimetri. Cara pengukurannya adalah sebagai berikut: udara sebelum melewati contoh buah, terlebih dahulu dilewatkan dalam larutan Ca(OH)2 pada Erlenmeyer A untuk mengikat CO2 sisa yang mungkin masih ada, udara yang keluar dari Erlenmeyer A tersebut dimasukkan ke dalam container berisi buah rampai. Selanjutnya udara yang keluar dari container berisi rampai ditampung dalam Erlenmeyer B yang berisi 50 ml NaOH 0,05 N yang berfungsi untuk mengikat CO2 yang di produksi oleh buah sebagai hasil respirasi. (Untuk mengikat CO2 yang mungkin belum terikat setelah melewati Erlenmeyer B, dapat digunakan lagi satu buah erlenmeyer C yang juga berisi larutan NaOH 0, 05 N. Tahap ini optional atau boleh dihilangkan apabila kita yakin bahwa C02
sudah terikat semua dengan NaOH dalam Erlemenyer B). Buah rampai dilakukan proses pengamatan ( ditandai dengan perubahan warna menjadi kuning). Hasil penelitian penambahan larutan HCL pada konsentrasi NaOH 0.05 N menunjukan hasil 10.2 mL, 25.4 mL, 45 mL, 46.9 mL, dan 48.5 mL dan penambahan larutan HCL pada konsentrasi NaOH 0.01 N menunjukan hasil 18.5 mL, 8.1 mL, 2 mL, 2 mL, dan 1 mL. Dari hasil penentuan pola respirasi buah rampai pada NaOH 0.05 N menunjukan hasil grafik yang menuurn sedangkan pada konsesntrasi NaOH 0.01 N menunjukan hasil grafik naik. Pada konsentrasi NaOH 0.05 N semakin lama waktu respirasi semakin banyak membutuhkan larutan HCL pada proses titrasi, sedangkan pada konsentrasi NaOH 0.01 N semakin sedikit
Kata kunci: buah rampai, respirasi
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Copyright Notice
- Penulis paper dalam JOSDER memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah lisensi Creative Commons Attribution Non Commercial 4.0 Licence yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas penulis dan publikasi awal karya dalam jurnal ini
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan pada karya tersebut (misalnya mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya di repository institusional) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).
- Paper yang ada dalam Journal of Sustainable Development Research (JOSDER) dapat diakses oleh siapapun untuk menambah pengetahuan yang terkait dengan ruang lingkup jurnal. Paper tersebut juga dapat diunduh secara gratis tanpa dipungut biaya.