Hubungan Karakteristik Keturunan dan Elevasi Lingkungan Tempat Tinggal terhadap Kejadian Batu Saluran Kemih (BSK)
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kasus batu saluran kemih (BSK) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dunia dan menempati tiga penyakit terbanyak di bidang urologi di dunia dengan prevalensi rata-rata 1-12%. Tingkat kejadian BSK di Indonesia diperkirakan sekitar 170.000 kasus setiap tahunnya, dengan angka kekambuhan dalam satu tahun 15-17%, 4-5 tahun 50%, 10 tahun 75% dan 95-100% dalam 20-25 tahun. Kekambuhan Penyakit BSK dapat meningkatan mortalitas nasional sekaligus beban biaya pengobatannya. Gejala BSK dapat berupa rasa sakit ringan sampai berat dengan komplikasi seperti urosepsis sampai gagal ginjal. Muculnya kejadian BSK dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan internal pasien yang dapat dikontrol melalui pengaturan perilaku hidup sehat ataupun melalui perawatan termasuk faktor riwayat keluarga, konsumsi air minum, kinerja aktivitas fisik, dan profil metabolik. Selain itu BSK juga dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan ekternal pasien yang relatif sulit dikontrol utamanya BSK juga lingkungan termasuk fisiografi wilayah tempat tinggal pasien. Belum ditemukan publikasi penelitian yang mengkaji hubungan keturunan dan elevasi lingkungan tempat tinggal terhadap BSK. Untuk tujuan tersebut telah dilakuan penelitian ini mulai bulan Maret sampai April 2021. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian observasional analitik yang menggunakan metode penelitian survey dengan desain cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penderita BSK sebanyak 93 (44,93%) sedangkan tidak BSK sebanyak 114 (55,07%). Hasil uji statistik mendapatkan adanya hubungan bermakna antara karakteristik keturunan dan elevasi lingkungan tempat tinggal terhadap Kejadian Batu Saluran Kemih (BSK) dengan masing masing nilai P=0,0001 dan 0,0001. Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara karakteristik keturunan dan elevasi lingkungan tempat tinggal terhadap kejadian Batu Saluran Kemih (BSK).
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Copyright Notice
- Penulis paper dalam JOSDER memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah lisensi Creative Commons Attribution Non Commercial 4.0 Licence yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas penulis dan publikasi awal karya dalam jurnal ini
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan pada karya tersebut (misalnya mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya di repository institusional) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).
- Paper yang ada dalam Journal of Sustainable Development Research (JOSDER) dapat diakses oleh siapapun untuk menambah pengetahuan yang terkait dengan ruang lingkup jurnal. Paper tersebut juga dapat diunduh secara gratis tanpa dipungut biaya.