Peran Kemitraan Konservasi Taman Hutan Raya Masyarakat Wan Abdul Rachman dalam Tujuan Pembangunan Desa Berkelanjutan (SDGs Desa)
Main Article Content
Abstract
Tahura Wan Abdul Rachman merupakan salah satu hutan konservasi yang menerapkan kerja sama antara pimpinan unit pengelolaan kawasan atau pemegang izin usaha di kawasan konservasi dengan mitra/masyarakat setempat. Sumber Daya Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) merupakan sumber daya yang bernilai bagi masyarakat sekitar hutan yang dalam jangka panjang lebih berharga daripada kayu. Tidak hanya secara ekonomi tetapi juga fungsi ekologis yaitu irigasi. Metode yang digunakan adalah dengan wawancara dan beberapa jurnal sejenis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kemitraan konservasi terhadap implementasi SDGs Desa di beberapa KTH Kemitraan Konservasi Tahura WAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kemitraan konservasi dengan Tahura WAR yang dilakukan oleh beberapa KTH di Desa memberikan pengaruh yang baik dalam mendukung terwujudnya program SSDGs Desa seperti tersedianya sumber air mandi dan sumber air minum yang cukup. Masyarakat anggota kemitraan sudah memiliki tempat tinggal dengan kepemilikan pribadi dengan berbagai jenis lantai baik yang masih tanah, semen dan ada pula yang sudah keramik. Ada juga dukungan kesehatan masyarakat seperti puskesmas, posyandu, dan apotek.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Copyright Notice
- Penulis paper dalam JOSDER memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan dibawah lisensi Creative Commons Attribution Non Commercial 4.0 Licence yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas penulis dan publikasi awal karya dalam jurnal ini
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan pada karya tersebut (misalnya mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan untuk memposting karyanya secara online (misalnya di repository institusional) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).
- Paper yang ada dalam Journal of Sustainable Development Research (JOSDER) dapat diakses oleh siapapun untuk menambah pengetahuan yang terkait dengan ruang lingkup jurnal. Paper tersebut juga dapat diunduh secara gratis tanpa dipungut biaya.